“Gantungkan Cita-Cita Setinggi Langit”

Perempuan telah nyata-nyata ditempatkan dalam “kelas bawah” dalam percaturan hidup bermasyarakat. Sebab itu WYDII concern pada upaya penyadaran agar perempuan re-orientasi untuk memiliki nalar kritis yang sekian lama dikorupsi perkembangan zaman dan pasar.

Pelatihan kepemimpinan di SMA Negeri I Sumberrejo-Bojonegoro, Jawa Timur pada Minggu, 20 Maret 2011, dan diikuti perwakilan OSIS SMA se-Sumberrejo, digelar untuk tujuan itu.



Tak hanya itu, program bagi remaja perempuan tersebut nantinya bakal digelar di 5 kota besar di Jawa Timur, yaitu Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro, Malang, dan Kediri untuk sebisa mungkin menjangkau 500 siswi dari 5 kota di Jawa Timur hingga akhir tahun 2011.

Metode pelatihan ini, sebagian besar mengadaptasi paket pelatihan dari Women’s Learning Partnership (WLP), sebuah LSM perempuan yang berbasis di Amerika Serikat. Paket manual ini juga telah banyak diujicobakan di banyak negara dan telah diterjemahkan dalam 20 bahasa.
Dalam memperkenalkan dan menggali cita-cita pribadi, para peserta diajak untuk memahami abstraksi dari apakah cita-cita untuk kemudian praktek dalam kontek peristiwa yang paling dekat dan dikuasi oleh peserta. Cita-cita bagi sebagian peserta dipahami sebagai Impian seorang manusia yang harus dcapai,” “keinginan” manusia.

“Menuntutlah ilmu hingga ke negeri Cina,” dan “Gantungkan cita-citamu setinggi langit,” pesanKepala Sekolah SMA I Sumberejo Drs Nurali, MPd pada anak didiknya.[]